wb_sunny

Breaking News

Abon Ikan Cakalang Tolitoli Rasa Enak Mantap Call/WA 0877-7536-5814 | Antar Jemput Galon Air Minum Sehat Segar Daerah Tondo WA 0895-3101-8571 | Kue Basah SARI RASA Terima Pesanan Kota Palu WA IG: @sarirasapalu | Bisnis Anda Ingin Dikenal Lebih Luas di Sulteng? Iklankan di Sini Sekarang! Hubungi Kita di media@medianetwork.my.id | 081288284898

Ustadz Hartono Dorong Mahasiswa Sulteng Teguhkan Semangat Bergerak dari Mimpi ke Aksi

Ustadz Hartono Dorong Mahasiswa Sulteng Teguhkan Semangat Bergerak dari Mimpi ke Aksi


SULTENG.NEWS --
Mahasiswa Sulawesi Tengah binaan Kampung Institute Yayasan Kampung Hijrah menggelar forum diskusi di Jakarta, Sabtu (15/11/2025). 

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran untuk menyerap wawasan, membangun kepekaan sosial, serta menegaskan kembali pentingnya orientasi nilai dan moral dalam pengembangan diri para peserta.

Forum tersebut mendapatkan apresiasi dari Suhardi selaku founder Kampung Institute. Ia menilai pelatihan yang dijalankan menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menyerap berbagai aspirasi dan inspirasi dari narasumber utama. 

Suhardi menegaskan bahwa agenda tersebut memberi dampak positif dalam memperkaya perspektif serta memperkuat motivasi akademik dan sosial mahasiswa. 

Ia juga menambahkan pesan singkat mengenai pentingnya keterampilan, dengan menekankan bahwa kemampuan dan skill menjadi bekal utama agar mahasiswa mampu bersaing dalam kondisi yang semakin kompetitif.

Diskusi menghadirkan Wakil Ketua DMI Sulteng, Ustadz Hartono M. Yasin Anda, sebagai narasumber utama dengan tema "Bangkit Bergerak, dari Mimpi ke Aksi dari Kampung Melompat Maju". 

Dalam pemaparannya, peserta diajak memahami pentingnya pelajar menjadi bagian dari gelombang awal penggerak kebenaran. 

Ia menekankan bahwa mahasiswa Sulawesi Tengah yang berkuliah di Jakarta merupakan kelompok terpilih karena tidak semua mahasiswa memperoleh kesempatan serupa. 

Menurutnya, kehadiran mereka di pusat pendidikan nasional membawa tanggung jawab moral untuk menunjukkan kualitas terbaik.

Dukungan serupa disampaikan oleh Saharuddin selaku mentor mahasiswa binaan Yayasan Kampung Hijrah. Ia menegaskan bahwa siswa dalam program binaan harus mampu menunjukkan karakter dan kontribusi yang berbeda dari siswa lain, sebagai bentuk integritas dan keunggulan personal.

Forum yang dipandu oleh Hasman Dwipangga sebagai moderator berlangsung interaktif, terutama melalui sesi tanya jawab yang memberi ruang refleksi bagi mahasiswa. 

Pertanyaan pertama disampaikan oleh Erwin Gedion mengenai cara membangun kebiasaan baik ketika merantau. Ia menyoroti “perbedaan antara kebiasaan di kampung dan tuntutan adaptasi di kota besar”. 

Menanggapi hal tersebut, Ustadz Hartono menjelaskan bahwa langkah sederhana dapat dimulai dengan memperkuat literasi, mengikuti perkembangan kota, membangun rutinitas pagi yang baik, serta menjalankan kegiatan secara terjadwal dan konsisten. 

Ia menekankan pentingnya menjadi pribadi yang utama dalam menggapai kebenaran sebagai bagian dari tanggung jawab seorang khalifah.

Pertanyaan kedua disampaikan oleh Yusril, mahasiswa Universitas PTIQ Jakarta, mengenai keberkahan ilmu yang diperoleh melalui pembelajaran otodidak di platform digital. Menurut Ustadz Hartono, keberadaan guru tetap ideal dalam proses belajar. 

Namun ia menambahkan bahwa apa pun bentuk pembelajaran yang ditempuh, seorang penuntut ilmu tetap harus memohon petunjuk kepada Allah sebagai bagian dari etika keilmuan.

Menutup forum, Ustadz Hartono menyampaikan pesan bahwa dalam meraih cita-cita, setiap usaha akan selalu dihargai oleh Allah meski hasil akhirnya belum sesuai harapan. 

Ia mengapresiasi perjuangan mahasiswa binaan yang menjalani pendidikan sambil bekerja, baik dengan berjualan ayam, bekerja di layanan jasa Lion Parcel, maupun bekerja di sejumlah instansi sambil tetap berkuliah.

ARDILLAH RAHMAN

Tags