wb_sunny

Breaking News

Abon Ikan Cakalang Tolitoli Rasa Enak Mantap Call/WA 0877-7536-5814 | Antar Jemput Galon Air Minum Sehat Segar Daerah Tondo WA 0895-3101-8571 | Kue Basah SARI RASA Terima Pesanan Kota Palu WA IG: @sarirasapalu | Bisnis Anda Ingin Dikenal Lebih Luas di Sulteng? Iklankan di Sini Sekarang! Hubungi Kita di media@medianetwork.my.id | 081288284898

Dari Pedalaman ke Rimba dan Pesisir, Pos Dai Hidayatullah Sulteng Perkuat Pembinaan Mualaf dan Literasi Al-Quran

Dari Pedalaman ke Rimba dan Pesisir, Pos Dai Hidayatullah Sulteng Perkuat Pembinaan Mualaf dan Literasi Al-Quran

SULTENG.NEWS -- Upaya penguatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) terus dilakukan oleh Pos Dai Hidayatullah Sulawesi Tengah. Lembaga ini menjalankan mandat dakwah dengan pendekatan terintegrasi yang memadukan pelatihan akidah, pendidikan Al-Quran, serta pendampingan sosial-ekonomi di sejumlah wilayah terpencil, termasuk pedalaman Suku Wana dan kawasan pesisir Pulau Kabetan. Kamis, (19/02/26)

Sebagai bagian dari Persaudaraan Dai Indonesia, Pos Dai Hidayatullah mengusung visi membangun peradaban Islam melalui penguatan fondasi peninggalan masyarakat. Di Sulawesi Tengah, fokus program diarahkan pada dua wilayah dengan karakter geografis yang berbeda dari komunitas adat di pedalaman dan kepulauan masyarakat yang akses infrastrukturnya terbatas. 

Pendekatan ini menempatkan dai bukan sekedar sebagai penyampai ceramah, melainkan sebagai pendamping masyarakat dalam proses pelatihan berkelanjutan.

Pendampingan Mualaf Suku Wana di Pedalaman

Di wilayah pedalaman, pelatihan mualaf Suku Wana dilakukan melalui metode Dakwah Bi Al-Hal atau dakwah dengan keteladanan dan tindakan nyata. Para dai mendampingi masyarakat dalam praktik ibadah harian, penguatan pemahaman dasar-dasar Islam, serta mendorong kemandirian melalui pelatihan sosial-ekonomi.

Ketua Pos Dai Hidayatullah Sulawesi Tengah, Irfan Yahya, dalam keterangannya menegaskan bahwa pembinaan terhadap komunitas adat tersebut merupakan bagian dari lembaga amanah perjuangan.

“Sesuai dengan kultur perjuangan Hidayatullah untuk mengubah 'lahan mati' menjadi pusat peradaban, pembinaan Suku Wana adalah amanah besar. Kami tidak hanya mengantar risalah, tapi juga memberikan pendampingan dan bantuan agar saudara-saudara mualaf kita tetap istiqomah dalam imannya,” ujar Irfan Yahya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa program organisasi tidak berhenti pada proses konversi keyakinan, melainkan terus pada pembinaan intensif agar para mualaf memiliki pemahaman agama yang kokoh dan mampu menjalankan ajaran islam secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini juga mempertimbangkan kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat, sehingga proses pelatihan berjalan secara bertahap dan adaptif.

Pengembangan Rumah Quran di Pulau Kabetan

Selain di kawasan hutan pedalaman, Pos Dai Hidayatullah Sulawesi Tengah juga mengembangkan program Rumah Quran di Pulau Kabetan. Program ini difokuskan pada pemberantasan buta aksara Al-Quran dan pelatihan generasi muda agar memiliki kemampuan membaca serta memahami kitab suci secara baik dan benar.

Rumah Quran menjadi pusat kegiatan pendidikan agama bagi masyarakat pesisir yang selama ini menghadapi keterbatasan akses layanan pendidikan. Para dai secara rutin menyelenggarakan pembelajaran membaca Al-Quran, dasar-dasar ibadah, dan pembinaan karakter religius.

Sekretaris Pos Dai Hidayatullah Sulawesi Tengah, Imran, menjelaskan bahwa medan tugas di wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri, terutama dari sisi akses transportasi laut.

“Medan tugas da'i kami memang menantang, perjalanan perjalanan laut berjam-jam, melintasi ombak menuju Pulau Kabetan. Namun, sesuai ikrar kader Hidayatullah untuk 'siap ditempatkan di mana saja', kami berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan agama yang merata hingga ke pelosok yang sering luput dari jangkauan infrastruktur konvensional,” kata Imran.

Keterangan tersebut menggambarkan komitmen lembaga dalam memastikan distribusi layanan pendidikan agama menjangkau wilayah kepulauan yang secara geografis terpisah dari pusat layanan publik.

Secara nasional, Pos Dai Hidayatullah mengelola jaringan lebih dari 5.000 dai yang bertugas di berbagai daerah di Indonesia. Program keberlanjutan di Sulawesi Tengah, termasuk operasional pembinaan di pedalaman Suku Wana dan pengembangan Rumah Quran di Pulau Kabetan, bergantung pada dukungan masyarakat dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap penguatan dakwah dan pendidikan di wilayah 3T.

Melalui penguatan pelatihan mualaf dan literasi Al-Quran di dua wilayah berbeda tersebut, Pos Dai Hidayatullah Sulawesi Tengah menegaskan peran strategisnya dalam memperluas akses pendidikan agama sekaligus mendampingi masyarakat di kawasan yang selama ini terbatasnya jangkauan infrastrukturnya.

MUHAIMIN

Tags

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama