Camat Galang Resmi Membuka Festival Anak Islami dalam Semarak Ramadan di Tinigi
SULTENG.NEWS -- Kegiatan keagamaan yang diselenggarakan masyarakat pada bulan Ramadan seringkali menjadi ruang sosial yang mempertemukan nilai ibadah, pendidikan, serta pembinaan generasi muda. Momentum tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana penguatan karakter anak melalui kegiatan yang bersifat edukatif dan religius. Hal ini tampak dalam rangkaian kegiatan Semarak Ramadan yang digelar masyarakat Dusun Li’u 2, Desa Tinigi, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli.
Memasuki hari ke-16 Ramadan 1447 Hijriah menuju malam 17 Ramadan, Pemuda Kampung Hijrah bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Daarul Hijrah serta masyarakat setempat menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan peringatan malam Nuzulul Qur’an. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum pembukaan Festival Anak Saleh (FAS) berupa Lomba Anak Islami tingkat Kecamatan Galang. Sabtu. (07/03/2026).
Acara yang berlangsung di Masjid Daarul Hijrah Dusun Li’u 2 ini diikuti oleh peserta dari tiga jenjang pendidikan, yakni TK/PAUD, SD/MI, dan SMP/MTs. Selain masyarakat dan tokoh setempat, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah serta tokoh masyarakat yang memiliki kedekatan dengan warga setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Camat Galang, Agusalim Bin Bustan, S.H., yang secara resmi membuka Festival Lomba Anak Islami tingkat Kecamatan Galang. Dalam keterangannya, ia menyampaikan dukungan terhadap kegiatan pembinaan generasi muda melalui pendekatan keagamaan dan pendidikan karakter.
Agusalim Bin Bustan menyatakan bahwa kegiatan yang melibatkan anak-anak dalam aktivitas keagamaan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai moral sejak usia dini. Menurutnya, kegiatan festival seperti ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pendidikan yang dapat membentuk karakter generasi muda melalui nilai-nilai keislaman.
Pembukaan tersebut sekaligus menandai dimulainya rangkaian perlombaan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Tolitoli, Taufik, SE. Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi penyelenggaraan festival yang diprakarsai oleh panitia pelaksana yang dipimpin Haeruddin.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan momentum penting dalam membentuk karakter anak bangsa melalui kegiatan yang bernuansa pendidikan dan keagamaan.
Ia menilai penyelenggaraan lomba tingkat kecamatan menjadi langkah positif untuk memberikan ruang bagi anak-anak dalam mengembangkan kemampuan mereka sejak dini.
Selain itu, hadir pula Kepala Desa Tinigi, Supriyadi, S.Sos., yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat Dusun Li’u 2. Kehadiran tokoh masyarakat lainnya juga terlihat dalam kegiatan tersebut, termasuk.
Ir. Zakaria Mahmud yang merupakan Ketua Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Kabupaten Tolitoli sekaligus Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tolitoli. Dusun Li’u 2 sendiri dikenal sebagai wilayah yang mayoritas masyarakatnya berasal dari suku Mandar.
Festival Anak Saleh menghadirkan berbagai cabang lomba yang disesuaikan dengan jenjang usia peserta. Untuk kategori TK/PAUD diselenggarakan lomba doa harian, sedangkan untuk tingkat SD/MI dan SMP/MTs dipertandingkan lomba adzan, ceramah atau pildacil, serta hafalan Al-Qur’an atau hifdzil Qur’an.
Ketua Yayasan Kampung Hijrah Tolitoli, Haeruddin, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyatakan bahwa keberhasilan festival ini merupakan hasil kerja sama panitia dan dukungan masyarakat.
“Dalam kesempatan ini kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berkolaborasi dan bekerja sama dengan penuh komitmen sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Haeruddin.
Ia berharap Festival Anak Saleh tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan bagi anak-anak agar semakin mencintai Al-Qur’an serta nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah pembukaan festival, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kajian Ramadan dalam rangka memperingati malam Nuzulul Qur’an yang disampaikan oleh KH. Husni Mubarak Azhary, LC.
Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan jamaah mengenai kedudukan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat Islam serta pentingnya memanfaatkan bulan Ramadan untuk memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, panitia berharap Semarak Ramadan yang dilaksanakan di Dusun Li’u 2 dapat membawa keberkahan bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun generasi Qur’ani di Kecamatan Galang.

